Antonino Rangel Da Silva Mengatakan Masyarakat Yogyakarta Hidup Rukun

  • Whatsapp
wisata Jogja

Antonino Rangel Da Silva mengatakan masyarakat Yogyakarta hidup rukun.  Antonino Rangel Da Silva mengatakan masyarakat Yogyakarta hidup rukun
Antonio Rangel Da Silva menghadiri pertemuan untuk membahas kerukunan antar masyarakat.

YOGYAKARTA – Brigjen TNI Antonino Rangel Da Silva, Asisten Deputi Bidang Manajemen Intelijen atau yang juga dikenal dengan Waasintel Kasad Bidang Manajemen Intel dalam bahasa daerah mengatakan, hidup di tengah masyarakat Yogyakarta aman. Hal ini dikatakan dalam pertemuan untuk membahas situasi keamanan di Yogyakarta.

Pertemuan dilakukan oleh Kodim 0734 Yogyakarta di Museum Pendopo Diponegoro, Tegalrejo, Yogyakarta. Pertemuan tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat dari Kodim dan beberapa pejabat dari daerah sekitar kota.

Waasintel mengatakan masyarakat setempat memiliki kesadaran untuk menjadikan Yogyakarta sebagai kota yang menyembunyikan Indonesia yang sebenarnya. “Yogyakarta sudah mulai menjadi percontohan selangkah demi selangkah dan akan berlanjut melalui fase, berkelanjutan dan komprehensif secara masif,” kata Da Silva.

Dalam pertemuan tersebut, Da Silva juga mengangkat beberapa isu seperti nasionalisme dan bagaimana menghindari preseden konflik yang terjadi di antara mereka di masyarakat lokal Yogyakarta. Termasuk mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Berasal dari timur negara itu, Da Silva berjuang untuk belajar tentang keragaman budaya ke mana pun dia pergi. Namun, dia tidak pernah menyerah dan memutuskan untuk menghadapi setiap rintangan di depannya demi kebaikan negara.

Menurut Komandan Kodim 0734/Kota Yogayakarta Letkol Inf Arif Harianto, Da Silva sangat memahami situasi di Yogyakarta. Dan seperti yang kita lihat, dia berhasil menghadapi situasi yang mereka hadapi di area ini dengan lebih beragam.

Sekadar informasi, Brigjen TNI Antonino Rangel Da Silva, Asisten Deputi Bidang Manajemen Intelijen, adalah salah satu dari sedikit orang di lepas pantai timur Indonesia yang berhasil berdiri tegak di garis tentara ini. Beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat juga diundang dalam pertemuan tersebut

Rate this post

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *