49.152 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Arab Saudi, Menurut Pemerintah

  • Whatsapp
haji

49.152 jemaah telah berangkat ke Arab Saudi, menurut pemerintah. Kementerian Agama mengumumkan sedikitnya 49.152 jemaah haji Indonesia berangkat ke Arab Saudi sejak Senin untuk menunaikan ibadah haji 2022.

Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Haji (PPIH) di Arab Saudi, hari ini jumlah jemaah haji yang tiba di Jeddah sebanyak 3.206. “Dengan demikian, jumlah jemaah haji yang berangkat ke Arab Saudi sebanyak 49.152,” kata Juru Bicara PIPH Kementerian Agama Ahmad Fawzin dalam konferensi pers pelaksanaan ibadah haji di Jakarta, Senin.

Fawzin menginformasikan, 3.204 jemaah haji yang berangkat pada Senin ini merupakan bagian dari pemberangkatan haji tahap kedua dan akan tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz.

Mereka dijadwalkan untuk melakukan ibadah wajib umrah dan ibadah lainnya sampai mereka melakukan ritual wukuf di Arafah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, jemaah haji yang berangkat pada Senin ini terbagi menjadi delapan seri dan enam tempat pendakian, yakni Banjarmasin, Jakarta-Pondok Gede, Lombok, Medan, Solo, dan Surabaya.

Ia menginformasikan, sejauh ini 160 jemaah haji Indonesia dilaporkan sakit haji. Dari 160 jemaah haji, 54 harus menjalani rawat jalan, 98 dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan delapan dirawat di rumah sakit di Arab Saudi.

Tujuh peziarah Indonesia telah tewas sejauh ini, tambahnya.

Kemenag terus mengingatkan jamaah untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, memakai sepatu, minum air putih secara teratur dan menjaga kesehatan dengan makan tepat waktu dan istirahat yang cukup.

Tahun ini, Arab Saudi mengizinkan satu juta jemaah haji dari berbagai negara untuk menunaikan ibadah haji. Indonesia telah diberikan kuota 100.051 untuk haji.

Meski telah mengizinkan jemaah haji asing untuk menunaikan ibadah haji, Arab Saudi telah menetapkan dua syarat bagi mereka tahun ini. Pertama, jamaah haji tidak boleh berusia di atas 65 tahun dan harus telah menerima dosis penuh vaksin Covid-19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Kedua, jemaah haji dari luar negeri harus memiliki surat keterangan yang menunjukkan hasil PCR negatif, dengan tes dilakukan paling lambat 72 jam sebelum keberangkatan.

Rate this post

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *